Skip to content
January 1, 2012 / anisahnurfajarwati

Eks Museum Trowulan

Sekitar tiga minggu yang lalu saya mendapatkan kabar yang cukup mengejutkan dan mengagetkan, seminggu sebelumnya saya sempat bertanya kepada salah seorang senior tentang apa itu SKA? dan bagaimana cara agar bisa memperolehnya. Ternyata SKA itu semacam sertifikat keahlian, dan bagi seorang arsitek ini sangatlah penting jika ia ingin membuka kantor konsultan dan untuk meng-upgrade karya2nya. Tak disangka kesempatan itu datang menghampiri saya, sungguh sesuatu di luar dugaan dan rencana saya klo Syahrini bilang : “Alhamdulillah ya… sesuatu…”:P . Saya ditawari sekaligus diberi kesempatan oleh salah satu perusahaan pemborong di Kota Mojokerto untuk mencoba ikut mengajukan SKA (mimpi apa saya semalam???? tidak akan saya sia2kan!!!). Jadi karena hal itulah yang membuat saya pada tanggal 14 Desember 2011 harus pergi ke Mojokerto untuk menyerahkan berkas2 yang dibutuhkan sebagai persyaratan.

Oke, sebenarnya inti dari cerita ini bukanlah tentang SKA tapi tentang kunjungan saya ke wilayah Kabupaten Mojokerto sebelah barat tepatnya di Kecamatan Trowulan. Saya berangkat pagi jam 06.00 dari kos dengan mengendarai sepeda motor kesayangan Honda Supra X 125 D menuju ke kos teman saya. Kebetulan teman saya beserta kelompok mata kuliah Arsitektur Kolonial Belanda nya juga ada keperluan ke Mojokerto untuk survey bangunan peninggalan sang legendaris arsitek dari negeri kincir angin yang lahir di Jatinegara. Siapakah beliau???? TARRAAAAAA…. Beliau adalah Bapak Ir. Henri Maclaine Pont, karena itulah saya menumpang mobil temannya teman saya yang juga junior saya di jurusan arsitektur. Kami pergi berempat menuju Mojokerto dengan asumsi bahwa sayalah yang paling tahu arah jalan dari Malang menuju Mojokerto. Padahal………….fufufufufufu…… meskipun ini yang kelima kalinya saya ke Mojokerto, tapi tetap saja saya kurang hafal arah jalannya dengan pasti :/. Dengan bernavigasikan selembar kertas yang bertuliskan hasil short message service (baca: sms) tentang arah jalan ke Mojokerto kami pun berangkat tepat pukul 06.15 WIM (Waktu Indonesia Malang).

Sepanjang jalan saya menahan kantuk yang luar biasa karena takut kalau nyasar.  Alhamdulillah… kami sampai di tempat tujuan sekitar pukul 09.00 kurang sekian menit. Tempat pertama yang kami kunjungi  adalah bekas Museum Trowulan yang berada di Jalan Raya Majapahit 141-143, Trowulan.Kompleks gedung saat ini berfungsi sebagai pusat penelitian untuk peninggalan-peninggalan bersejarah yang umumnya berupa situs-situs Kerajaan Majapahit yang banyak tersebar di Mojokerto dan sekitarnya.

Seperti yang telah saya sebutkan di awal, bahwa bangunan ini adalah karya Pak Pont, beliau juga merupakan seorang arsitek yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap budaya dan peninggalan masa lalu di Pulau Jawa. Di dalam perancangannya, Pont banyak mengadaptasi budaya dan teknik membangun tradisional yang dimodifikasi. Selama proyek perancangannya di Surabaya, Pont banyak menghabiskan waktu untuk bepergian ke Trowulan dan mengamati peninggalan Kerajaan Majapahit di sana. Pada akhirnya Pont menetap di Trowulan setelah didirikannya Oudheeid Vereeneging Majapahit (OVM), sebuah komunitas yang mengumpulkan berbagai peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan. Di kemudian hari Pont merancang bangunan sebagai tempat berkumpul komunitas tersebut sekaligus sebagai fasilitas bagi peninggalan-peninggalan purbakala yang ditemukan. Karena koleksinya terus bertambah banyak, akhirnya bangunan ini berkembang menjadi museum dengan nama Museum Trowulan.

Namun, seiring bertambahnya tahun, bangunan ini sudah tidak mampu lagi menampung peninggalan2 kerajaan yang berhasil ditemukan. Sehingga fungsi musem dialihkan ke bangunan yang lebih memadai di desa Trowulan sekitar setengah kilometer dari kolam segaran ke arah selatan. Bangunan ini sekarang digunakan sebagai Gedung Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Timur Trowulan. Pada mulanya, Bangunan BP3 Jawa Timur Trowulan atau Eks-Museum Trowulan terdiri dari 3 massa, yaitu:

Bangunan A atau Bangunan Utama

Dibangun pada tahun 1926. Massa bangunan ini pada awalnya berfungsi sebagai rumah tinggal, terletak di halaman bagian barat dan menjadi bangunan utama museum. Setelah beralih fungsi, bangunan ini berfungsi sebagai kantor.

Bangunan B

Dibangun pada tahun 1926. Bangunan B menggunakan sistem struktur atap joglo dengan konstruksi kayu. Pada mulanya berfungsi sebagai penyimpanan model-model candi, jambangan, pot, pipa-pipa air, yang terbuat dari tanah liat bakar (terrakota). Pada tahun 1967 bangunan ini runtuh karena kerusakan pada bahan dan material serta struktur penopang. Sebelum runtuh, bangunan terletak di sebelah timur Bangunan A.

Bangunan C

Dibangun pada tahun 1927 dan selesai pada tahun 1928. Berbeda dengan dua massa lainnya, bangunan ini memiliki struktur atap rusuk yang melengkung. Sistem struktur yang diadaptasi pada bangunan ini mirip dengan sistem struktur kayu yang digunakan pada Gereja Puhsarang Kediri. Struktur rusuk atap patah pada tahun 1954, yang di kemudian hari disusul oleh beberapa rusuk yang juga patah, sehingga pada tahun 1964 bangunan runtuh total.

Saat ini, di sebelah timur bangunan ini terdapat bangunan pendopo khas Majapahit yang bagus dan terawat dengan baik. Meskipun bangunan ini tidak lagi digunakan sebagai museum, namun beberapa arca masih diletakkan di kompleks bangunan ini baik di teras maupun di area taman.

Thanks to Carissa, Maria, Alan, n Alan’s friend (sorry, I forgot your name)

Sumber:

Wisnuwhardono, Soeyono. 1980. Petunjuk Singkat Warisan Majapahit. Blitar: Tiga Jaya

Wikimedia. 2010. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. http://www.wikipedia.org.id, (diakses tgl  10 Juni 2011)

One Comment

Leave a Comment
  1. Ika / Jun 2 2013 11:37 am

    good, i like it much

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: