Skip to content
November 29, 2018 / anisahnurfajarwati

Merindu Baginda Nabi

Allah SWT berfirman:

قُلْ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰۤى اِلَيَّ اَنَّمَاۤ اِلٰهُكُمْ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ ۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلْيَـعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا

“Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)

Di dalam QS. Al Kahf ayat 110 telah dijelaskan bahwa siapa yang kelak ingin bertemu dengan Allah di yaumil akhir hendaklah mengerjakan kebajikan dan tidak mempersekutukan Allah. Perbedaan manusia dengan Muhammad adalah amal sholeh. Hendaknya dalam beribadah, manusia tidak perlu menceritakan kebaikan-kebaikannya kepada orang lain.

Tujuan Allah menciptakan manusia di dunia:

1. hanya untuk habluminallah, beribadah pada Allah;

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku (QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

2. untuk ber-muamalah sebagai wakil Allah di muka bumi (bagaimana bergaul dengan sesama manusia, bergaul dengan hewan, tumbuhan dan alam semesta).

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰٓئِكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْۤا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَآءَ ۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَ ۗ قَالَ اِنِّيْۤ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka berkata, Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? Dia berfirman, Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 30)

Sifat Rasulullah yang Patut Dijadikan Tauladan

1. Sidiq: jujur.
Jadilah orang yang jujur, karena kejujuran mengantarkan ke kebaikan, kebaikan mengantarkan ke jannah Allah. Kejujuran harus ada di permukaan, bergaulah dengan orang sholeh. Allah berfirman dalam QS. At taubah ayat 119

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَكُوْنُوْا مَعَ الصّٰدِقِيْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 119)

Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa bertaqwa bersama dengan Allah dan Allah selalu bersama dengan orang yang benar atau jujur. Diriwayatkan dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari, no. 2101)

Berteman boleh dengan siapapun, tetapi bersahabatlah dengan orang yg baik. Kualitas kehidupan di alam akhirat tergantung kualitas kehidupan di dunia.
2. Amanah: dapat dipercaya. 
Artinya adalah sesuatu yang diberikan kepada orang lain dan yakin orang tersebut bisa melaksanakan dan menjaganya.

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تُؤَدُّوا الْاَمٰنٰتِ اِلٰۤى اَهْلِهَا ۙ وَاِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ اَنْ تَحْكُمُوْا بِالْعَدْلِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ سَمِيْعًۢا بَصِيْرًا

“Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 58)

Sampaikanlah amanah kepada orang yang berhak menerimanya. Harta, anak, jabatan semuanya adalah amanat dari Allah. Allah menyayangi orang yang mampu memelihara amanahnya dengan baik. Tanda orang yang beriman salah satunya adalah memenuhi janjinya, seperti yang telah Allah firmankan dalam QS. Al Mu’minun ayat 8:

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ

“Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya,”
(QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 8)

Rasul benci dengan orang yang khianat. sebagaian manusia adayang mengaku beriman kepada Allah dan ahari akhir namun ia berbohong atau menipu, sesungguhnya mereka menipu dirinya sendiri. seperti halnya yang telah dijelaskan Allah dalam QS. Al Baqarah ayat 8:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَ

“Dan di antara manusia ada yang berkata, Kami beriman kepada Allah dan hari akhir, padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 8)

Jika kita beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya kita senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. QS. Al Baqarah 10, dijelaskan bahwa bagi orang yang berdusta, di dalam hatinya terdapat penyakit, dan Allah akan menambahkan penyakitnya.

فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ ۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ ۙ بِۢمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih karena mereka berdusta.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 10)

Dari An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Allah membagi hati menjadi 3: 
1. Hati yang sehat dan selamat

.يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ. اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ

“(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-Syu’ara’ 26: Ayat 88-89)

2. Hati yang mati, ghisawatu . Hati-nya ditutup, mata pendengaran semua ditutup, semua yang dilakukan karena hawa nafsu. Orang yg hatinya hidup dan sehat dia mengenal Allah, melakukan semua hal bertujuan karena ridho Allah. QS. Yusuf ayat 53 menjelaskan tentang nafsu. Nafsu ada dua, yaitu nafsu yag selalu mendorong dalam kejahatan dan nafsu yang dirahmati oleh Allah.

وَمَاۤ اُبَرِّئُ نَفْسِيْ ۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَمَّارَةٌۢ بِالسُّوْٓءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْ ۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Yusuf 12: Ayat 53)

3. Hati yang sakit:
a. Suatu saat ditarik malaikat maka ia akan semakin mendekat kepada Rasul dan Allah
b. Suatu saat ditarik iblis ia akan melakukan keburukan.
Kalau imannya kuat dia dekat dengan Allah , kalau imannya lemah dia dekat dengan iblis. QS. At Tahrim ayat 8 menjelaskan tentang obat hati:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْۤا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا ۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَـكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ ۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَاۤ اَ تْمِمْ لَـنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَـنَا ۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. At-Tahrim 66: Ayat 8)

Obat dari hati yang sakit menurut QS. At Tahrim ayat 8 adalah tingkatkan iman, hindarkan perbuatan maksiat, kembalikan hak orang lain, dan perbanyak taubat kepada Allah SWT.

3. Tabligh: menyampaikan.
Walaupun cuma punya sedikit ilmu tapi sampaikanlah. Sampaikanlah walau 1 ayat.
Amalan yang tidak akan putus walau kita sudah meninggalkan dunia salah satunya adalah orang yang punya ilmu dan mau membaginya kepada orang lain. Kita diperintahkan untuk selalu aktif bergerak dalam kebaikan termasuk melakukan kegiatan berbagi ilmu. Allah telah menetapkan rezeqi masing-masing hambaNya. Jangan takut rezeqi diambil orang. Cintamu kepada sesuatu menyebabkan engkau buta dan tuli. Berikan kesempatan kepada orang lain, kalau tidak tahu ajari.

وَمَا مِنْ دَاۤ بَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَ يَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).”
(QS. Hud 11: Ayat 6)
Al A’raf : 31, hei anak turunan adam pakailah pakaian terbaik, makan minum jgn berlebihan.

يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”
(QS. Al-A’raf 7: Ayat 31)

Rasul bersabda:
Sebaiknya urusan adalah yg sedang2 saja. Jangan berlebihan, Allah benci dengan orang yg berlebihan. Bagikan ilmu jangan sombong. Hadist Qudsi: allah berfirman, sombong adalah selendangku. Kalau kalian menghitung nikmat Allah, maka tidak akan pernah bisa dihitung.

4. Fatonah: cerdas. An Nisa 9,

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْ ۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 9)

hendaknya kalian takut menibggalakan anak cucu kalian dalam keadaan lemah. Rasul bersabda: ajarkan anak cucu kalian berenang, memanah dan berkuda.
1. Berenang: bahwa manusia harus aktif bergerak. At taubah 105:

وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

“Dan katakanlah, Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 105)

bergerak dan bekerja. Al baqarah 188:

اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَآئِرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ اَنْ يَّطَّوَّفَ بِهِمَا ۗ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا ۙ فَاِنَّ اللّٰهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ

“Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 158)

Inna shofa dst, kisah tentang Hajar. Ibroh: kegagalan pasti terjadi, tapi jangan menyerah untuk menggapai kebaikan.
5 hal yg ditanya setelah mati:
1. Kemanakan usiamu
Kemanakan masa mudamu
Kemanakan kekayaanmu
Kemanakan ilmumi
Yasin: 65,

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰۤى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَاۤ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.”
(QS. Ya-Sin 36: Ayat 65)

mulut dikunci, tangan dan anggota tubuh akan jadi saksi.
2. Memanah: mengajarkan kita fokus dan konsentrasi. Utk hal ibadah hanya fokus mengaharp ridho Allah
3. Berkuda: jadikan diri kita orang yg kuat, orang yg mampu mengendalikan situasi yg ada.
Rindu kepada Nabi Muhammad
Tumpahkan kerinduan dengan perbanyak sholawat kepada rasul.

Tanya Jawab

1. Bagaimana caranya utk sibuk meneliti kesalah diri sendiri
Umar bin khatab: hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab oleh Allah
Peringatan: bahwa semua akan mati
Perintah: sisa umur yg ada dipakai dijalan Allah yg ridho.
Perbanyak koreksi amalan kita. Sebelum datangnya kematian, perbaiki kesalahan yg pernah kita lakukan.
1. Ingat2 pemberian orang kpd saya
Lupaka pemberian kita kpd orang
Ingat2 kebaikan org kpd kita
Lupakan kebaikan qt pada orang
2. Menyeimbangkan dunia dan akhirat, tapi tidak condong ke dunia. Al qasas 77:

وَابْتَغِ فِيْمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَاۤ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْـفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.”
(QS. Al-Qasas 28: Ayat 77)

tuntutlah yg diajarkan tentang akhirat tapi jangan lupakan dengan amalan dunia. Kerjakan, jangan lupakan urusan dunia. Wajib berbuat baik pada orang lain, al hujurat 11, hai orang yg beriman jangan mengolok, menghina atau mngejek kaum yg lain.
3. Biasakan hargai waktu. Allah banyak berjanji dengan waktu. Wal asri dst, demi masa semua manusia merugi kec. dst. Orang tidk rugi atau beruntung adalah org yg beriman (habluminallah, amal sholeh, hubunhan manusia dengan Allah), orang behubungan dgn orang lain (artinya: celaka bagi orang yg bagus ibadahnya tapi tidak peduli dengan orang lain), orang yg habluminallah nya banyak tapi habluminanasnya sedikit akan ditolak amalnya. Menasehati orang dengan kebaikan, sabar.
4. Waktu mustajab doa
1. 1/3 malam
2. Antara azan dan iqomat
3. Sujud terakhir dalam sholat
4. Setelah sholat wajib
Uduni astajib lakum
Doa ada syarat: al baqarah 186:

وَاِذَا سَاَلَـكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

Aku sangat dekat, Aku mengabulkan doa hamba Ku: 1. Ikuti segala perintah Ku, 2. jauhi larangan Ku.
5. Hindarkan hutang. Hutang adalah awal dari riba. Hati-hati dengan hutang, hutang mebuat resah gelisah di malam hari, membuat hina di siang hari. Allah tidak suka dengan orang yang hutang, karena:
1. Orang yang hutang tidak disholati rasul
2. Ruhnya tidak langsung diterima oleh Allah, tergantung langit.
3. Sekalipun ia syahid, kalau masih punya hutang akan terganjal untuk masuk syurga.

Al Baqarah ayat 275: dihalalkan jual beli, diharamkan riba

اَلَّذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الرِّبٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلَّا كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطٰنُ مِنَ الْمَسِّ ۗ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْۤا اِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبٰوا ۘ وَاَحَلَّ اللّٰهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبٰوا ۗ فَمَنْ جَآءَهٗ مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ فَانْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَ ۗ وَاَمْرُهٗۤ اِلَى اللّٰهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

“Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 275)

Al baqarah ayat 276: dihancurkan orang riba, disuburkan orang yang sedekah.

يَمْحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرْبِى الصَّدَقٰتِ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْمٍ

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 276)

Dirangkum dari materi yang disampaikan oleh Mamah Dedeh dalam Pengajian Umum Ahad Pagi Ikadi di Masjid Baiturrahmah Kota Kediri, 18 November 2018.

November 28, 2018 / anisahnurfajarwati

Umar Bin Khattab

Assalamu’alaikum wr wb.

Lama sekali tidak update blog ini, terutama tentang kajian Islamiyah karena kesibukan saya sebagai freelancer. Hari ini ingin sekali bisa hadir dalam kajian rutin mingguan ☹☹☹, namun ada kewajiban lain yang harus diselesaikan. Alhamdulillah kajian Ngaji Kita sekarang sudah bekerjasama dengan Sayap Dakwah Organizer (SDO) yang memiliki channel YouTube berisi kajian-kajian di Kediri dan sekitarnya. Senang rasanya, walaupun tidak bisa hadir secara langsung untuk mendengarkan kajian dari Ustadz, saya bisa menyimak melalui live streaming yang disediakan oleh SDO 😁😁😁.

Kajian hari ini Rabu, 28 November 2018 disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hatta yang mengisahkan tentang Cahaya Kelembutan Sang Kahlifah – Umar Bin Khattab. Kelembutan??? Yes, tentu saja di balik sifat keras, tegas dan beraninya Umar, beliau adalah sosok Khalifah yang berhati lembut dan sangat amanah. Setelah menyimak kajian, saya sempatkan untuk membuat grafis tentang Umar secara sangat sederhana sekaliiiiiiii. Tujuannya, supaya apa yang telah disampaikan Ustadz tidak hilang begitu saja dan membekas. Setidaknya jika lupa saya bisa membuka blog ini kembali 🤭🤭🤭.

Berikut sajian Grafis yang telah saya buat, semoga bisa bermanfaat (boleh lo kalau mau di-share untuk status wa, ig, fb dll.. monggooo….) wallahu a’lam bishawab 🙏🏻🙏🏻🙏🏻.

Untuk lebih jelas, silakan simak langsung melalui channel YouTube Sayap Dakwah Organizer ☺☺☺, berikut linknya:

Wassalamu’alaikum wr wb

September 9, 2018 / anisahnurfajarwati

Sampai Dimanakah Perjalanan Hijrah Kita

Nama tahun dalam Islam adalah Hijriyah. Hijriyah berasal dari kata hijrah, yaitu mengambil momentum saat hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Hijrah berarti berpindah. Seperti halnya hidup adalah perjalanan yang tentu saja berpindah. Lantas bagaimana hijrah yang sesungguhnya? Hijrah yaitu berpindah dari gelap menuju cahaya. Hijrah dari makruhah menuju mahbubah. Makruhah adalah segala hal yang dibenci Allah. Mahbubah adalah segala hal yang dicinta Allah.

Sudah selama ini kita hidup, sampai dimana perjalanan hijrah kita?

Contoh perbuatan mahbubah:

  • Berbuat baik dengan orang yang baik
  • Berbuat baik dengan orang yang tidak baik

Read more…

September 7, 2018 / anisahnurfajarwati

I T S A R

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak boleh terlalu cuek, tidak peduli bahkan egois. Islam mengajarkan bahwa hendaknya seorang muslim memiliki sifat itsar. Apa itu itsar? Itsar adalah menempatkan kepentingan orang lain melebihi kepentingan sendiri. Itsar juga berarti mencintai dan mendahulukan orang lain di atas kepentingan diri sendiri.  Mendahulukan orang lain dalam kegembiraan, kebahagiaan dan kesenangan.

Sebagai salah satu contoh ada dalam QS Al Hasyr ayat 9 yang merupakan pujian Allah SWT kepada kaum Anshar Karen amemiliki sifat itsar:  “Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshar) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshar) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung.”  Read more…

September 6, 2018 / anisahnurfajarwati

Abu Ubaidah Bin Al Jarrah

Alhamdulillah, hari Selasa (4 September 2018) kemarin diberikan nikmat sehat sehingga bisa menghadiri majelis rutin mingguan ☺☺☺. Majelis kali ini membahas Shiroh Nabawi, bercerita tentang sosok sahabat Nabi yang berkarakter tenang dan menenangkan yaitu Abu Ubaidah Bin Jarrah.

Diceritakan bahwa Abu Ubaidah adalah seorang yang sangat penasaran dengan siapa Rasul sesungguhnya. Suatu hari karena rasa penasarannya, ia menghadiri majelis Rasul dan langsung merasakan ketenangan dan kenyamanan. Di majelis tersebut, tanpa sengaja kedua matanya bertatapan dengan mata Rasul. Sejak kejadian itu, Abu Ubaidah memutuskan untuk masuk Islam dan mengikuti Rasulullah. Dia adalah orang yang setia mengikuti Rasul dalam peperangan dan dakwah. Dia juga termasuk 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk Surga. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap umat memiliki orang tepercaya, dan kepercayaan umat ini adalah Abu ‘Ubaidah bin al-Jarrah.” (HR. al-Bukhari Muslim, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu). Read more…

September 6, 2018 / anisahnurfajarwati

Rujak Cingur Jalan Dhoho Kediri

Hari ini karena malas masak, akhirnya mutusin beli rujak cingur legend di emperan Aries Motor Jalan Dhoho. Kenapa legend? Karena si Mbah penjual rujak sudah berjualan sejak tahun 1968 jadi sudah 50 tahun😲😲😲. Ibarat bangunan, sudah pasti harus dilestarikan keberadaannya. Saya yakin hampir semua warga Kota Kediri tahu rujak cingur ini😎. Lumayan sering juga sih beli disitu, tapi baru kali ini kepo nanya-nanya 🤭🤭🤭.

20180905_111536.jpg

Jadi begini ceritanya (sayang tadi lupa nanya namanya), Si Mbah hijrah ke Kediri tahun 1968. Beliau belajar meracik rujak dari tetangganya. Setelah merasa cukup dalam menimba ilmu, beliau memutuskan untuk jualan sendiri. Si Mbah berjualan rujak dengan cara dipanggul dan berjalan keliling kota selama 15 tahun. Nah Nyonya pemilik Aries Motor adalah salah satu pelanggan setianya. Nyonya itulah yang menawarkan emperan tokonya untuk digunakan sebagai lapak rujak cingur si Mbah. Nah, sejak saat itu si Mbah menetap dan tidak perlu berjualan keliling. Read more…

September 2, 2018 / anisahnurfajarwati

King (2009)

 

King. Awal mendengar film ini saya tidak cukup tertarik menontonnya karena waktu itu saya sedang di perantauan jauh dari orang tua dan sanak saudara, jadi harus berhemat dan akses internet tentu tidak semudah saat ini. Saya tahu ini film tentang bulutangkis dan mengira bahwa film ini adalah autobiografi pebulutangkis legend Indonesia yaitu Liem Swie King. Ternyata tidak. So… saya tidak begitu penasaran dan lupa begitu saja… Saya tertarik menonton film ini setelah tahu bahwa ada dua atlet kebanggaan Indonesia yang baru saja meraih medali emas di Asian Games 2018 yaitu Jonathan Christie dan Kevin Sanjaya. Saya tidak tahu mereka berperan sebagai apa, yang saya tahu mereka adalah atlet muda gemilang kebanggaan Indonesia yang siap berlaga dalam turnamen-turnamen bulutangkis selanjutnya. Akhirnya rasa penasaran ini lah yang menggerakkan jemari untuk berselancar ke dunia maya mencari film King dan ketemu!. Oh ya, selain dua atlet muda tersebut ada para legend lain yang membuat saya senyam-senyum bahagia (wkwkwkwkw) tentu ada Liem Swie King, Ivana Lie, Maria Kristin, Rosiana Tendean, Hastomo Arbi, dan yang paling membuat bahagia adalah ada Harianto Arbi si pemilik smash 100 watt. Hahaha dulu nge-fans banget sama Kakak yang satu ini. Masih ingat betul, dulu sampai ikut tegang teriak-teriak saat dia berlaga menjadi penentu dalam kejuaraan beregu piala Thomas tahun 1996 melawan Denmark dan Alhamduliilah menang. Waktu itu gak tahu bagaimana sistem penilaianan… pokonya menang aja hihihihi.

Ok kembali ke film King. Film ini adalah dedikasi untuk para legend di cabang olah raga Bulutangkis yang digarap oleh rumah produksi Alenia Pictures. Seperti film karya Alenia sebelumnya (Denias, Senandung Di Atas Awan), film ini memiliki alur cerita yang khas. Menceritakan perjuangan seorang anak yang tinggal di wilayah pelosok Indonesia untuk meraih cita-cita. Tentu saja visual kita akan dimanjakan oleh pesona kekayaan alam bumi Indonesia, khususnya di wilayah ujung timur Pulau Jawa tepatnya di Banyuwangi. Read more…

February 5, 2014 / anisahnurfajarwati

Utilitas Trotoar dan Ruang Terbuka oleh PKL di Wana Wisata Gunung Klotok Kediri

Berjalan di trotoar lebar dan bersih yang memanjakan para pejalan kaki masih merupakan mimpi atau fantasi belaka. Saat ini banyak trotoar sempit yang diisi Pedagang Kaki Lima (PKL) di dua sisinya (sisi pinggir jalan dan sisi yang menempel ke bangunan). Lebih buruk lagi, sepeda motor pun juga diparkir di atas trotoar. Hak pejalan kaki sebagai pengguna totoar tidak terpenuhi. Kenyamanan pejalan kaki atau pedestrian berhubungan dengan kepadatan pejalan dan juga bentuk fisik trotoar, begitu pula dengan kebebasan bergerak juga sangat diperlukan baik yang disebabkan oleh pejalan atau pengguna pedestrian yang lain yaitu pedagang kaki lima yang mengambil ruang untuk berjualan.

Sarana jalur pejalan kaki semakin dibutuhkan untuk mengantisipasi pergerakan manusia dalam menjalankan aktivitasnya, jalan dan jalur pejalan kaki seharusnya dapat menampung aktivitas masyarakat di sekitarnya, selain mempunyai fungsi utama sebagai penampung arus lalu–lintas jalur pejalan kaki atau pedestrian, juga mempunyai fungsi lain yaitu sebagai wadah yang mampu mewadahi aktivitas yang ada di perkotaan itu sendiri yaitu ruang terbuka untuk melakukan kontak sosial, rekreasi bahkan perdagangan di ruang terbuka (Budiharjo,1997).

Permasalahan secara umum jalur pejalan kaki yang terjadi di negara berkembang seperti di Indonesia adalah kurang mewadahinya aktivitas pejalan kaki sebagai pengguna utamanya. Fenomena yang banyak dijumpai pada jalur pedestrian di indonesia adalah penyalahgunaan fungsi jalur pejalan kaki atau pedestrian oleh pedagang kaki lima. Hal ini tidak dapat dihindari karena eksistensi pedagangkaki lima tidak dapat dilepaskan dengan keberadaan jalur pejalan kaki, selain itu juga banyak ditemui perencanaan dan pemeliharaan jalur pejalan kaki atau pedestrian di beberapa kota khususnya di Kediri seperti pada kawasan wisata yang kurang mempertimbangkan pejalan kaki baik dari segi kualitas dan kuantitasnya.

Trotoar merupakan suatu area yang digunkan untuk berbagai aktivitas. Berjalan kaki merupakan salah satu aktivitas yang memerlukan ruang. Fenomena alih fungsi trotoar di kawasan wana wisata Gunung Klotok sudah menjadi pemandangan umum. Kawasan wisata ini merupakan sektor ekonomi unggulan di Kota Kediri, kawasan  ini telah dikembangkan sebagai wisata keluarga, terdiri dari beberapa objek wisata yang menjadi satu kesatuan wana wisata Gunung Klotok, yaitu: Museum Airlangga, water park, wisata Goa Selomangleng, wahana permainan (Gambar 1.). Kurangnya perhatian pemerintah dan pengelola terhadap fasilitas yang ada mengakibatkan kawasan ini terkesan kumuh. Utilitas trotoar tidak lagi sebagai area untuk berjalan kaki, namun sudah menjadi spot untuk PKL dan tempat parkir.

ImageGambar 1. Batas wilayah wana wisata Gunung Klotok Read more…

February 5, 2014 / anisahnurfajarwati

BURUKNYA SISTEM PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH DI WANA WISATA GUNUNG KLOTOK KEDIRI

Sampah di kawasan objek wisata menjadi permasalahan serius yang harus segera ditangani agar wisatawan mau datang berkunjung untuk berwisata. Untuk itu, selain pemerintah daerah, masyarakat umum dan LSM diminta ikut aktif melakukan penanganan sampah. Sampah merupakan masalah klasik dari dulu sampai kini yang masih juga menghantui pemandangan di lingkungan sekitar kita. Juga di tempat wisata. Orang pada umumnya berwisata untuk menghibur diri, mengurangi rasa jenuh oleh rutinitas harian, mencari inspirasi, bahkan ketenangan dan keteduhan batin. Untuk mencapai itu semua, sudah sewajarnya kita ingin mengunjungi tempat wisata yang nyaman dengan ditunjang kebersihan lingkungan yang asri, teduh dan indah. Akan tetapi di balik semua harapan tersebut, masih sering dijumpai adanya tempat tujuan wisata yang ternodai oleh serakan atau tumpukan sampah yang justru sangat merusak pemandangan dan sangat mengganggu kenyamanan pengunjung.

Tempat wisata yang tujuannya menarik wisatawan dari luar kota atau dari wisatawan asing untuk meningkatkan devisa dan pendapatan daerah, seringkali masalah kebersihan dan sampah terlupakan. Mulai dari jalur pedestrian di kawasan wisata tersebut yang kotor, sampah di mana-mana, sampai dengan di objek/pusat wisata yang dituju, sampah masih banyak terlihat. Permasalahan yang terjadi di lapangan tidaklah sesederhana apa yang dibayangkan. Di samping ketiadaan tempat sampah yang memadai, hal terpenting yang belum ada adalah belum adanya sistem penanganan sampah yang baik, serta kesadaran masyarakat, baik pengunjung, pelaku usaha, serta stakeholder di lapangan yang masih rendah sehingga seringkali melakukan pembuangan sampah secara sembarangan (Monthly Disscussion, Kompasiana, Sabtu 4 Agustus 2012).

Pariwisata merupakan bisnis bersama yang memerlukan partisipasi aktif semua pihak yang terlibat. Termasuk persoalan sampah di tempat wisata. Keberadaan sampah yang berserakan dan tidak tertangani dengan baik tentu akan menjadikan tempat tersebut kotor, kumuh, berbau dan berujung kepada merosotnya citra pariwisata.  Bila citra pariwisata jelek, sudah pasti akan sangat berpengaruh kepada jumlah kunjungan wisatawan yang selanjutnya akan berdampak kepada meredupnya bisnis kepariwisataan yang terkait. Tempat wisata sepi, pedagang merugi, penginapan tidak ada pengunjungnya, dan seterusnya yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat luas.

Gunung Klotok adalah salah satu gunung yang terdapat di dekat kaki Gunung Wilis. Gunung ini terletak di Mojoroto, Kediri. Ada yang mengatakan bahwa Klotok sebenarnya adalah salah satu bukit dari Gunung Wilis, karena banyak didatangi orang, dan lumayan jauh dari Gunung Wilis itu sendiri, kebanyakan orang menyebutnya dengan Gunung Klotok. Keunikan gunung ini adalah bentuknya menyerupai sosok perempuan yang sedang tidur (Gambar 1.).

1 Read more…

February 5, 2014 / anisahnurfajarwati

Petualangan Sherina

“Petualangan Sherina” (Drama 2 hours) staring Sehrina Munaf, Derby Romero, Djaduk Ferianto, Ucy Nurul, Matias Muchus, Didi Petet, Ratna Riantiarno, Butet Kertaredjasa and Henidar Amroe. directed by Riri Riza. It was published in 2000. “Petualangan Sherina” is real life fiction about friendship, grief and challenge adventure in telling story of Sherina (Sherina Munaf) and her new friend Sadam (Derby Romero).

petualangan-sherina

 http://1.bp.blogspot.com/-Ztu7LCC8pL0/UbaBnbjt4_I/AAAAAAAAAfU/Uhe5AS64X-A/s1600/petualangan-sherina.jpg Read more…